
Selamat datang di KOMUGARA™ !
Sebuah komunitas yang dibuat untuk menggalang persaudaraan diantara sesama muslim. Komunitas ini lahir dilatar belakangi oleh seruan Allah dan Rasul-Nya, bahwa sesungguhnya kaum muslimin satu sama lain adalah bersaudara. Sebagai wujud dari persaudaraan itu, maka sudah semestinya kita saling meringankan beban satu sama lain dan berbagi untuk sesama saudara yang membutuhkan.
Semoga Allah SWT senantiasa meridhai usaha ini dalam keberkahan dan petunjuk dari-Nya. Amin.
Teriring Salam Ukhuwah,
Redaksi KOMUGARA


10 comments
Comments feed for this article
Maret 27, 2008 pada 12:30 pm
Rozy
Mari bersama menggalang rasa kepeduliaan pada sesama saudara…
Maret 27, 2008 pada 1:24 pm
Yudhistira
Assalamu’alaikum Ikhwah fillah
Disaat sebagian dari kita merintih, bergetar lutut-lutut mereka, dan pengganjal perutnyapun adalah sebutir kerikil. Boleh jadi jadi mereka meminta; tapi tak jarang dari mereka tetap menjaga muruah (kehormatan)-nya walau miskin papa. Hingga tetangganya pun baru tahu, kalau ia sudah tiada. Tidak masalah siapa mereka; tapi yang jelas mereka adalah bagian dari kita yang bernama muslim. Sebuah komunitas yang telah dibangun oleh baginda Rasulillah SAW. Semoga, keberadaan KOMGAR (komunitas galang rasa) dapat memberikan kontribusi nyata, tidak sekedar wacana, dan tidak sekedar merasa. Mereka yang kekurangan itu perlu kita, karena kita adalah saudaranya.
Wassalamu’alaikum Wr Wbr
Maret 28, 2008 pada 3:13 am
rahmamujahidah
menggalang rasa, mendulang empati, mencintai sesama, terlebih saudara adalah harga mahal sebuah ukhuwah. Zaman sekarang, mencari manusia yang baik dan selalu peduli sudah semakin langka, tapi saya percaya, ‘orang-orang langka’ itu masih ada, yg masih menyimpan kekuatan iman, yg meletakkan cinta kpd Allah dan RosulNya di atas segalanya hingga cinta-cinta kepada yg lain selalu tulus tanpa kenal batas perbedaan, tapi, harus slalu di asah, rasa seperti ini harus terus di latih, dengan berbaur bersama mereka, hingga bisa merasakan -sakit yg bagaimana menjadi orang tak berpunya. Maha Suci Allah yg telah banyak sekali memberi kita kenikmatan. “Maka nikmat Tuhan yg mana lagi kamu dustakan?”
Maret 28, 2008 pada 8:01 am
presty larasati
subhanallah… syukron katsira sudah mengundang saya ke sini…
semoga dengan KOMUGAR ini semakin mempermudah kita untuk saling tolong menolong agama Allah…
Maret 28, 2008 pada 10:52 am
shaffiyah
assalamu’alaikum ikhwatifillah
semoga ini membuat kiat menemukan sodara-sodara yang saling menasehati dan mengingatkan…
wassalamu’alaikum wr wb
Maret 30, 2008 pada 4:33 am
dEEt
*ikut berkunjung*
makasih udah mengundang dt ke sini..
mari Qta menggalang rasa..
wassalam..
April 1, 2008 pada 12:36 pm
oRiDo
bagaimana nih..??
bagaimana mensikapi kondisi dimana sepertinya musuh2 islam semakin leluasa bergerak.. semakin gampang menunjukkan kebenciannya..
aseli gregetan ama kondisi skrg ini…
ayo galang rasa..
ayo bersatu..
April 1, 2008 pada 2:50 pm
Yudhistira
Assalamu’alaikum
Iya nih kang oRiDo… Tak begitu mudah menggalang rasa, disaat cuma bisa merasa akhi. Kita merasa bahwa ada gerakan ghoswul fiqri yang dilakukan mereka, namun hanya bisa merasa pula dampaknya. Semoga Allah menggerakkan setiap hati hamba-Nya untuk bersegera mengayun langkah; setelah perasaan itu.
Ikhwah; ana pikir bahwa komunitas Islam sekarang adalah komunitas yang kebanyakan bersifat pribadi. Sehingga, yang ada adalah bahwa kita baru sebatas dalam level sama-sama bekerja; dan belum pada level bekerja sama. Tiap kita boleh jadi telah berbuat dengan blog masing-masing untuk berbuat sesuatu untuk Islam. Dengan bekerja sama, maka kita akan memiliki visi dan misi yang sama. Dengan kebersamaan itulah, maka komunitas yang tadinya masih belum ter-link, akan memiliki ikatan yang erat guna mewujudkan visi dan misi itu. Semua kalimat yang ana susun dalam komentar ini nampak sekali masih bersifat normatif. Namun ana berharap sekali bahwa kebersamaan dalam komunitas ini akan melahirkan gerakan riil; ya…gerakan riil untuk mewujudkannya. Semoga niat tulus para ikhwan dan akhwat yang terlibat dalam KOMUGARA mendapat rahmat dari Allah. Karena barang siapa yang menolong agama Allah, maka Allah pun akan menolongnya.
Ana jadi teringat dengan firman Allah, sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, sehingga kaum itu yang mengubah nasibnya sendiri. Kalau sedikit dibuat lebih khusus, maka akan bermakna: Sesungguhnya tidak akan ada yang akan mengubah kondisi Indonesia, sehingga orang Indonesia yang yang harus merubahnya. Kalimat inipun masih dapat dibuat lebih khusus lagi sesuai dengan apa yang terlintas dalam benak kita.
April 5, 2008 pada 11:40 am
oRiDo
aku setuju banget dengan rencana menggabungkan kekuatan *blogger* islam menjadi sebuah sinergi yang kuat..
semoga dapat terwujud…
Mei 27, 2008 pada 4:48 am
wuryanano
wah…ikut menggalang rasa juga ah…
visi dan misi nya apa nih, KOMUGARA?
sudah adakah kegiatan riil selain nge-blog? adakah kegiatan offline bersama umat?
hmm… saya pikir kita memang sama-sama bekerja dalam pembinaan mental-spiritual sesuai karakter diri masing-masing.
pada saat sama-sama bekerja inipun, bisa saja terjadi kerjasama jika ada chemistry yang sinergis diantara kita semuanya.
Salam dari Surabaya,
Wuryanano